Kesenian Tradsional di Tengah Keterpurukan Generasi Dan Pembinaan

  • Bagikan
Salah satu kesenian yang ada di desa tahai baru yakni kuda lumping asal banyuwangi yang di bina langsung oleh kepala desa tahai baru. Foto : Aditya.
SK News, Pulang Pisau – Pemerintah daerah terus membangun kemajuan daerah dari berbagai sisi, tidak saja Infrastruktur namun potensi desa termasuk bidang seni dan budaya diharapkan akan terbangun secara sinergi dan berkelanjutan.

Melihat potensi desa tahai baru kecamatan maliku merupakan bagian dari pengembangan program ketahanan pangan nasional, masyarakat pendatang dari daerah jawa yang mayoritas petani juga perlahan memberikan kontribusi positif untuk pengembangan ekonomi daerah.

Dibalik kemajuan program food estate tentu tidak terlepas dari seni budaya yang dibawa masuk oleh masyarakatnya sehingga diharapkan pembangunan daerah tidak saja terfokus pada infrastruktur wilayah namun membina keberadaan seni dan budaya daerah juga menjadi bagian penting yang harus di lakukan .

Kelompok seni kuda lumping asal Banyumas yang masih bertahan dibawah pembinaan kepala desa tahai baru kini kondisinya sudah semakin memprihatinkan dan perlu perhatian pemerintah bidang terkait.

Suratman, selaku kepala desa tahai baru berharap kemajuan bidang seni budaya yang berkembang mundur ini sedapatnya akan diperhatikan oleh pemerintah ke depannya.

”  Semoga dengan adanya kunjungan dinas Pariwisata ke desa Tahai Baru, kami berharap pemerintah Kabupaten ikut serta mendukung dan mempertahan kesenian yang ada di desa ini. “ Kata Suratman.

Suratman mengungkapkan bahwa selama ini bidang seni budaya semakin memprihatinkan dan keberadaannya terancam punah sehingga dari pegelaran sederhana yang ditunjukkan setidaknya bisa menjadi gambaran kondisi bidang seni budaya yang dibawa warga transmigrasi sejak 1987 silam. *.*

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!