BRI Peduli Salurkan 100 Paket Bahan Makanan ke Posko BPBD

  • Bagikan

SK NEWS, PULANG PISAU – Tak dapat dipungkiri banjir tahunan membawa dampak yang sangat luas bagi masyarakat, mulai dari keselitan memperolah bahan makan hingga kehilangan pekerjaan sehingga kepedulian diharapkan datang dari berbagai pihak.

BRI peduli salah satunya, Bank milik pemerintah yang berada di unit Pulang Pisau ini terketuk untuk peduli banjir di wilayah Kalimantan Tengah khususnya masyarakat terdampak di Pulang Pisau, melalui posko induk tim BRI yang langsung dilakukan oleh kepala BRI unit Pulang Pisau, Hetty Koes Rini mengantar langsung 100 paket bahan makanan.

Bantuan yang diberikan kepada tim satgas penanganan banjir di wilayah Pulang Pisau juga langsung diterima kepala BPBD Pulang Pisau, Drs. Salahudin,M.Si, dengan harapan bantuan tersebut akan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir di wilayah Pulang Pisau.

“ Hari ini kita salurkan 100 paket sembako dengan harapan bisa sedikit meringankan beban masyarakat terdampak, sepenuhnya teknis kita serahkan kepada tim BPBD untuk penyaluran namun yang jelas banjir diwilayah Pulang Pisau memberikan dampak yang luas untuk perekonomian masyarakat dan kami hadir untuk membantu mereka walau tak seberapa namun ini adalah bentuk partisipasi kami dari BRI Peduli,” kata Hetty Koes Rini.

Smentara itu kepala BPBD Pulang Pisau, Drs. Salahudin mengatakan bahwa seluruh partisipasi bantuan dari pihak swasta dan organisasi termasuk BRI peduli ini akan disalurkan sesuai kondisi yang ada mengingat banjir walau sudah mulai surut juga dampaknya akan lebih Panjang pasca banjir dan bantuan yang diberikan tentu harapannya akan meringankan beban masyarakat yang kondisinya akan ditentukan kapan untuk disalurkan.

“ Hari ini kita mendapat bantuan sembako dari BRI peduli, teknisnya tentu akan dilihat dari kondisi masyarakat sebab banjir ini tidak saja berdampak pasca banjir namun disaat banjir sudah suruh ada beberapa masyarakat yang masih memerlukan bantuan sebab kemungkinan masyarakat tidak semua masyarakat bsia langsung bekerja dan menghasilkan,” kata Salahudin.

Nah berangkat dari hal tersebut tentu tim akan melaporkan sejauh mana bantuan akan disalurkan kepada mereka – mereka yang dalam kondisi tertentu, apalagi menurut Salahudin dampak banjir masih belum bisa dipastikan apakah benar – benar sudah tidak ada. [ sr/red ]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!