oleh

Menurunkan Angka Stunting ditengah Pandemi Covid 19, seberapa Sulit ?

-Advetorial-1.076 views

Suarakahayannews, KALTENG – Bicara Masalah Stunting banyak tersirat dengan adanya kesejahteraan keluarga, Gizi buruk dan permasalahan lain kerap menjadi pertanyaan semua pihak untuk dapat mengatasinya terlebih di tengah Pandemi Covid 19 yang masih melanda bangsa Indonesia.

Sebuah event yang digelar dinas Kesehatan Pulang Pisau memberikan sinyal bahwa angka stunting di wilayah ini masih tinggi sekitar 25 persen sehingga untuk engatasi angka stunting bukan saja tugas dinas kesehatan melainkan stanting harus menjadi bagian dari tugas semua pihak sehingga keberhasilan penurunan angka menjadi keberhasilan bersama walaupun disisi lain pandemi Covid 19 masih belum tau kapan berakhir.

Seberapa sulit pengaruh Covid 19 mengancam angka stunting sulit turun bahkan cenderung bisa naik atau bertahan, Hal tersebut disampaikan dr. Mulyanto Budihardjo dalam kegiatan konvergensi, koordinasi dan konsulidasi LP/SS untuk penurunan stunting di kabupaten Pulang Pisau tahun 2020.

Dalam paparannya Mulyanto selaku kepala dinas Kesehatan menguraikan bahwa dari data capaikan dan target pencapaian dari tahun ke tahun saat ini telah berhasil melakukan penurunan angka yang signifikan sehingga kedepan angka ini akan terus ditekan dengan berbagai program diantaranya adalah keberhasilan food estate, ucapnya.

  • ” Untuk mencapai target yang diharapkan diperlukan peran semua pihak termasuk diantaranya adalah program food estate jika sudah berhasil secara otomatis angka stunting akan menurun drastis dan pandemi covid 19 bukan suatu alasan jika kita bisa melakukan upaya secara bersama, ” kata Mulyanto dengan menunjukkan data – data pencapaian dari tahun ke tahun

Jika ditengok dari acara yang digelar di aula dinas Kesehatan Selasa, ( 3/11/2020 ) yang dihadiri langsung oleh penjabat sekda dan sejumlah kepala SOPD dilingkungan pemkab Pulang Pisau dan angota DPRD komisi 2 bidang ekonomi dan pendidikan , serta seluruh kepala puskesmas se kabupaten Pulang Pisau banyak hal pendapat yang menyebabkan angka stunting masih belum berhasil diturunkan.

Sekda, Ir. Saripudin berharap agar masyarakat berusaha untuk terus melakukan hal – hal baik sehingga penurunan angka stunting dapat tercapai sesuai target apalagi saat ini memang ada kendala diberbagai sektor seperti anggaran yang terbatas namun disisi lain hendaknya pandemi covid saat ini menjadi perhatian semua pihak untuk tidak dianggap remeh.

  • ” Saya harapkan semua pihak bisa memaksimalkan dalam peran penurunan stunting sebab stunting juga tidak terlepas dari wibawa pemerintah walau saat ini anggaran untuk mendukung kegiatan masih terbatas pasca pandemi covid 19 ini,” kata Saripudin.

Sementara itu, Tendean Indra Bella yang juga anggota DPRD Pulang Pisau Komisi 1 bidang ekonomi dan pendidikan mengatakan bahwa jika angka stunting dikaitkan dengan perilaku masyarakat, gizi yang kurang, daya beli masyarakat yang rendah ditengah covid 19 sekiranya hal tersebut belum bisa dibuktikan.

“ Kalau memang angka ini berkait dengan pengaruh ekonomi pasca pandemic covid 19 saya kira itu perlu kita kaji lebih jauh nantinya sebab belum tentu walaupun masih masa pendemi kemudian masyarakat kurang dalam memperoleh gizi seimbang,” kata Tendean.

Menurutnya nanti pada reses dewan di didapil yang angka stuntingnya tinggi akan dilakukan berbagai testimony agar ada solusi yang akan dicapai, kata Tendean yang penting upaya bersama itu penting sehingga jika permasalahan ini menjadi perhatian kita maka hendaknya semua steakholder juga mengatasi secara bersama – sama mengingat angka yang paling tinggi justru diwilayah kota.

“ Ini soal gizi belum dapat kita buktikan walau angka tertinggi justru di wilayah Kahayan Hilir sebagai wilayah kota sehingga angka ini akan kita cari akar permasalahannya untuk dijadikan referensi dalam mengatasi masalah yang terjadi,” kata Tendean.

Sebagai bentuk komitment bersama Usai kegiatan dirangkai dengan penandatanganan penggalangan komitment percepatan penurunan stunting di kabupaten Pulang Pisau tahun 2020 yang dilakukan oleh seluruh yang hadir dengan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk kebersamaan dalam upaya menurunkan stunting.( suratman )

#TETAP JAGA PROTOKOL KESEHATAN, PERKAYA REFERENSI DENGAN INFORMASI#

Komentar

SK News Update