Aktivitas Pasar Meningkat, Berkah Bagi Pedagang

  • Bagikan
Kondisi dan aktivitas jual beli di pasar sayur dan ikan Kota Kuala Pembuang. Foto: Said.

SKNews, Seruyan –  Memasuki pertengahan pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci ramadan 1443 H, aktivitas warga masyarakat di pasar sayur dan ikan Kota Kuala Pembuang mengalami peningkatan, tentunya hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang setempat.

Memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi, pada perayaan hari-hari besar salah satunya seperti di bulan Ramadan ini, aktivitas jual beli di pasar khususnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meski ummat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Namun hal tersebut tidak menyurutkan masyarakat untuk berbondong-bondong berbelanja berbagai jenis kebutuhan pokok sehari-hari.

“Alhamdulillah dalam beberapa hari terakhir penjualan mengalami peningkatan jika dibandingkan pada minggu pertama bulan ramadan, biasanya hanya dapat Rp 200.000, – sampai Rp 300. 000, saat ini bisa lebih dari Rp 500. 000,- seharinya,” kata salah seorang pedang sayur Toriyah,  Minggu, (17/4/2022).

Disebutkannya, ada berbagai jenis sayuran yang mengalami peningkatan penjualan, diantaranya bawang prei, lombok sayur dan sambal, kentang, wortel, daun sop, dan berbagai jenis sayuran lainnya.

“Meski saat ini banyak permintaaan untuk harga sayuran masih tergolong stabil, meski ada yang mengalami kenaikan Rp 1.000,- hingga Rp 2.000,-, namun tidak terlalu memberatkan para pembeli,” ucapnya.

Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, saat berkunjung dan memantau aktivitas di pasar SAIK Kuala Pembuang.

Sementara itu, Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, mengingatkan pemerintah daerah (pemda) melalui instansi terkaitnya, agar selalu melakukan pemantauan ataupun pengecekkan langsung ke sejumlah pasar, sehingga kondisi harga kebutuhan pokok termasuk ketersediaannya dapat terjaga dengan baik sampai pada perayaan lebaran Idul Fitri 1443 H nanti.

Hal tersebut tentunya harus secara berkala dilakukan sebagai salah satu upaya dan langkah antisipasi agar harga-harga kebutuhan tidak mengalami kenaikan yang siginifikan, karena dengan kenaikan harga akan menjadi beban masyarakat dalam memunuhi kebutuhan sehar-hari selama bulan ramadan ini.

“Kami terus mendorong DISKOPERINDAG untuk selalu melakukan pemantauan, sehingga kestabilan harga kebutuhan pokok dapat selalu terjaga, mengingat prekonomian masyarakat akibat pandemi covid-19 ini masih belum stabil secara keseluruhan,” tutup Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo. *.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!