oleh

Achmad Amur soal Kenakalan Remaja

-Politik-879 views

SK NEWS – PULANG PISAU : Saat berkunjung ke Pulang Pisau sebagai anggota DPRD Kalteng, H. Achmad Amur menilai kemajuan daerah telah signifikan namun ada satu ganjalan yang akan menjadi perhatian adalah kenakalan remaja.

Sebagai wakil rakyat H. Achmad Amur yang pernah 2 periode menjabat sebagai bupati Pulang Pisau saat berkunjung ke Pulang Pisau sering mendapat masukan berbagai kondisi daerah dan saat ini informasi yang didapat adalah banyaknya kalangan remaja yang sering mabuk – mabukan dan memakai obat terlarang.

Menurut Achmad Amur informasi tersebut akan dijadikan satu pembahasan di tingkat provinsi untuk dicarikan solusi penanganan serius.

Keseriusan Amur tidak lain disebabkan karena dirinya juga kebetulan membidangi masalah Kesejahteraan Rakyat dan selaku wakil rakyat dari dapil 5 Pulang Pisau Kapuas tentu aspirasi tersebut akan dibawa ke dalam forum diskusi.

Selain itu Amur menilai bahwa untuk tingkat kemajuan daerah dirinya mengakui pemerintahan Edy – Taty telah banyak memberikan kemajuan yang signifikan dan kondisi kemajuan yang dicapai telah layak disebut pemimpin yang ideal sebagai penerus dirinya saat itu.

Amur mencontohkan pembangunan diberbagai bidang pembangunan telah sangat pesat termasuk sarana masjid agung yang saat dia tinggalkan masih pondasi kini sudah sangat megah.

” Hadirnya Edy Taty saya lihat telah banyak kemajuan yang dicapai seperti masjid agung dan kemajuan bidang insfrastruktur lainnya namun ada hal yang menjadi pemikiran adalah masalah kenakalan remaja, mabuk dan pemakaian obat terlarang dan informasi ini akan saya bawa ke tingkat dewan sebab kebetulan saya menangani bidang kesra,” ucap Achmad Amur, ( 31/7/2020 ) di lokasi Masjid Agung.

Amur juga berpesan sebagai orang yang pernah 2 kali menjabat bupati Pulang Pisau agar masyarakat selalu taat dan bersemangat dalam upaya bersama melakukan daerah sesuai bidang tugas dan ditengah pandemi covid 19 ia mengajak untuk bersabar dan taati protokol kesehatan sebab tanpa demikian maka situasi pandemi tak kunjung selesai. ( rat/red ).

Komentar

SK News Update