Tangkal PMK, Pulang Pisau Larang Hewan Masuk kecuali Menyertakan Surat Jalan Resmi

  • Bagikan
Salah satu kandang sapi dari kelompok peternak lokal Pulang Pisau di 13 Kelompok di desa Wonoagung Pulang Pisau, pada lokasi ini Dinas bidang Pertenakan menyatakan Bebas PMK. Foto : Gerryawan.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Pulang Pisau, Ibrahim.

SK News, PULANG PISAU – Dinas Pertanian bidang peternakan Pulang Pisau menyatakan bahwa ketersediaan stock hewan kurban dinyatakan aman dan sehat dari penyakit mulut dan kuku ( PMK ) sedangkan guna mengamankan wilayahnya melalui kantor kesehatan hewan diberlakukan pengetatan pelarangan hewan masuk dari luar daerah.

Jelang hari raya idul adha sejumlah daerah dihebohkan oleh munculnya wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan sapi sementara guna menjaga hal yang tak diinginkan terjadi di Pulang Pisau pihak kantor kesehatan hewan memberlakukan pengetatan terhadap hewan yang masuk ke wilayah Pulang Pisau,

“ Saat ini disejumlah daerah sedang dalam pengawasan akibat wabah penyakit Mulut dan Kuku termasuk di Pulang Pisau kita lakukan pemeriksaan hewan lokal dan dinyatakan sehat tidak ada kasus penyakit mulut dan kuku sementara itu melalui kantor kesehatan hewan dihimbau agar mengawasi jangan ada hewan masuk wilayah ini kecuali ada surat jalan dari dokter hewan,” kata Ibrahim.

Disebutkan kepala bidang peternakan dinas pertanian Pulang Pisau, Ibrahim bahwa saat ini stock untuk kebutuhan hari raya kurban sebanyak 150 kambing dan 250 ekor sapi dan dinyatakan sehat serta aman dari penyakit.

Ibrahim selaku kabid perternakan dalam hal ini menyatakan bahwa bersama tim kesehatan hewan pihaknya semaksimal mungkin memberlakukan pelarangan hewan masuk melalui pelabuhan Bahaur dari Jawa Timur sementara pihaknya juga menjamin bahwa hewan yang tersedia di Pulang Pisau adalah asli hewan lokal Pulang Pisau.

“ Kami juga sudah koordinasi dengan pihak dinas peternakan di Lamongan Jawa Timur untuk tidak melakukan pengiriman hewan ke wilayah Pulang Pisau baik melalui pelabuhan Bahaur maupun jalur lain, ini kami maksudkan agar wabah PMK tidak masuk Pulang Pisau,” ungkapnya.

Menurut Ibrahim pihaknya juga memberikan kelonggaran atas hewan di wilayah Kalteng yang masuk Pulang Pisau harus disertai surat jalan dari pihak dokter kesehatan hewan sebagai upaya sterilisasi terhindar dari penyakit yang lagi mewabah.

Pulang Pisau sendiri kata Ibrahim memiliki populasi hewan sapi yang cukup menjanjikan namun demikian saat ini masih pada kisaran jumlah 10 ribu ekor dari 60 ribu ekor yang bisa dipelihara di Pulang Pisau artinya peternak masih bisa menampung lagi 50 ekor sapi lagi untuk menambah populasi sapi ternak.*.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!