oleh

Kerja Keras Lintas Sektoral Sukseskan Program Food Estate

-Serba Serbi-504 views
SK NEWS, PULANG PISAU – Pemerintah pusat bersama kelembagaan lainnya terus meningkatkan progres penyelesaian tindak lanjut program ketahanan pangan nasional di wilayah Kalimantan Tengah terlebih sinergy dengan pemerintah kabupaten.

Slamet Untung Rianto selaku kepala dinas pertanian Pulang Pisau setiap saat terus memantai perkembangan program food estate di wilayahnya yang kini masih terus berkonsentrasi pada luasan lahan eksisting 30 ribu hektar.

Petanipun diajak untuk terus memaksimalkan capaian peningkatan hasil panen dan sistem olah lahan sementara dinas pertanian juga akan selalu berkoordinasi dengan kementerian terkait agar sarana prasaran pendukung program food estate dapat berjalan dengan baik di kondisi cuaca dan iklim yang selalu berubah – ubah.

Menurut Slamet bahwa saat ini pihaknya terus mengikuti perkembangan dan arahan dari pusat dan sangat inten melakukan rapat melalui zoom metting terkait progres dan program persiapan pengembangan lokasi ketahanan pangan nasional.

“ Kita terus melakukan Langkah – Langkah percepatan peningkatan program food estate, harapan kita Langkah ini juga dibarengi dengan daya saing dari para petani yang juga diberikan pembinaan dari berbagai bidang, kemudian pemerintah dari setiap rapat yang kita ikuti juga selalu berupaya terus meningkatkan Langkah kedepan dalam rangka peningkatan sarana prasara pendukug tentu harapan akhirnya program ketahanan pangan akan berhasil sebagai acuan antisipasi krisis pangan global pada saatnya nanti,” ucap Slamet.

Kemudian mitra binaan yang di laksanakan oleh Kejaksaan Negeri Pulang Pisau juga terus ditingkatkan dalam rangka melakukan tugas pendampingan para kelompok tani di area pengembangan food estate dengan demikian diharapkan seluruh lintas sektoral akan dapat memacu percepatan progres food estate menuju swa sembada pangan nasional.

“ Belum lama ini kita juga diundangan Kejaksaan Negeri Pulang Pisau sebagaimana dari awal bahwa Kejaksaan berperan aktif dalam tugas pendampingan terhadap kelompok tani sehingga setiap ada masalah sekecil apapun akan dapat difasilitasi untuk melakukan Langkah tindak lanjut dilapangan,” tutup Slamet. ( suratman / red )

 

Komentar

SK News Update