Helikopter Water Bombing Jenis Mi-17 Terjatuh, Saat Melakukan Penanganan Karhutla

  • Bagikan
Proses evakuasi korban Mi-17 yang terjatuh saat melakukan penanganan karhutla. Foto: Said SK_News.

SKNews, Seruyan – Sebuah helikopter water bombing jenis Mi-17 yang saat ini melakukan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengalami kecelakaan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) wilayah Kabupaten Seruyan.

Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang kru dinyatakan meninggal dunia, lima orang kru mengalami luka-luka dan masih dalam proses perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang, serta orang satu kru lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin, menyampaikan peristiwa terjadinya kecelakaan terhadap helikopter yang tengah menjalankan operasi water bombing.

“Pesawat penerbangan Mi-17 kebetulan bertugas untuk penanganan karhutla di daerah sekitar TNTP. Kejadian kecelakaan kurang lebih pukul 11.00 siang tadi,” katanya, Rabu malam (4/11/2026).

Pangdam Zainal menyebut, secara keseluruhan terdapat delapan orang kru di dalam helikopter saat kecelakaan terjadi. Dua korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Kemungkinan satu orang kru yang masih belum ditemukan berada di dalam helikopter. Ini masih dalam pencarian, semoga bisa kita temukan dalam waktu yang singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran, menyampaikan ucapan belasungkawa terhadap kru helikopter water bombing, yang saat ini mengemban misi penanganan karhutla melalui jalur udara.

“Semoga yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik dan husnul khotimah, bagi keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar dan diberikan ketabahan, serta yang masih dalam perawatan bisa lekas pulih,” tutupnya. *.*

Loading

  • Bagikan
error: Content is protected !!