oleh

DPRD Pulpis Kunjungi Lokasi Program Sawit Rakyat

-Politik-505 views

SKNews – Pulang Pisau : Belum lama ini anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau didampingi dinas pertanian setempat berkesempatan mengunjungi lokasi program pertanian yang diberi nama Program Sawit Rakyat dari Kementerian Pertanian RI untuk 2 kelompak tani di Desa Kantan Dalam, Kecamatan Maliku.

Program di berbagai sektor pertanian ini mendapat perhatian serius DPRD Pulang Pisau karena diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani secara umum di wilayah Bumi Handep Hapakat ini.

Salah seorang wakil rakyat dari partai PDI Perjuangan Pulang Pisau, H Ahmad Fadli Rahman mengatakan, melalui program Sawit Rakyat ini, petani diberikan bantuan fasilitas bibit dan pemeliharaan sebesar Rp.25 juta setiap hektar.

“Diharapkan realisasi program ini di lapangan berjalan dengan baik dan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan para petani, khususnya bagi 2 kelompok tani tersebut,” ujar Fadli saat dibincangi SKNews baru-baru tadi.

Dia juga mengapresiasi kreativitas petani menanam jagung disela tanaman sawit sebelum menghasilkan. “Mereka menanam jagung sebagai tanaman tumpang sari yang juga bermanfaat bagi petani sebelum Sawitnya menghasilkan, ini tentu menjadi nilai tambah bagi petani,” kata Fadli.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Slamet Untung Rianto mengatakan bahwa dengan bantuan yang diberikan dari Dirjen Perkebunan tersebut petani diharapkan lebih serius dalam memelihara perkebunan rakyat ini.

“Jika program ini berhasil ke depan kita akan terus mengupayakan program lanjutan dalam rangka pengembangan hasil panen baik itu jalan dan sarana pengolah hasil,” ujar Slamet.

Diungkapkan Slamet, program Sawit rakyat ini merupakan program tahun lalu berupa bantuan dana Rp.25 juta per hektare untuk peremajaan sawit rakyat di wilayah Kecamatan Maliku.

“Melalui dana tersebut petani bisa membeli bibit, pupuk dan lainnya sehingga diharapkan petani sawit akan lebih bersemangat lagi dalam mengolah lahan,” tukasnya. asri/rt/red

Komentar

SK News Update