ASW: Pejabat Seruyan Perlu Didikan

  • Bagikan
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, saat memberikan arahan, evaluasi, dan motivasi kerja bagi pemangku kepentingan setempat. Foto: Said SK_News.

SKNews, Seruyan – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda kumpulkan seluruh pejabat dan pemangku kepentingan di wilayahnya, dalam kesempatan tersebut Bupati melakukan evaluasi dan memberikan bimbingan untuk meningkatkan kinerja.

Tak terasa pemerintahan di bawah kepemimpinan Ahmad Selanorwanda dan Guru H Supian atau WANPIAN sudah berjalan 1 tahun 7 bulan sejak dilantik. Sebagai langkah strategis seluruh ujung tombak di setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setempat dikumpulkan. Pejabat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mulai dari Wakil Bupati Guru H Supian, Plh Sekda dr Bahrun Abbas, staf ahli, kepala SOPD, Camat, hingga pejabat setara eselon III.

“Jabatan merupakan amanah, kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Seluruh pejabat tidak hanya melihat pekerjaan dari ruang lingkup unitnya sendiri, tetapi melihat penyelenggaraan pemerintahan secara menyeluruh,” Kata Wanda, Rabu, (2/9/26).

Menurut Bupati, seorang pemimpin diibaratkan sebagai “helicopter view”, yakni kemampuan seorang pimpinan untuk melihat organisasi dari perspektif yang lebih luas, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, kedisiplinan aparatur, pelaksanaan program dan kegiatan, penggunaan anggaran hingga dampak kebijakan suatu perangkat daerah terhadap perangkat daerah lainnya.

“Pentingnya etika dan kedewasaan dalam berorganisasi. Kepala perangkat daerah senantiasa menjaga komunikasi dengan pimpinan, aktif dalam agenda pemerintahan, serta memahami dan menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan,” tegasnya.

Selain persoalan kinerja aparatur, rapat tersebut juga membahas berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Kabupaten Seruyan, khususnya dalam peningkatan infrastruktur serta pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.

Terlebih di tengah efisiensi anggaran daerah yang semakin terbatas, seluruh perangkat daerah diminta lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun program, menentukan skala prioritas, serta memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Evaluasi kinerja perangkat daerah maupun pejabat akan terus dilakukan secara berkala. Penempatan dan evaluasi jabatan harus didasarkan pada kemampuan, kinerja, dan komitmen dalam mendukung pencapaian visi dan misi,” tutupnya. *.*

Loading

  • Bagikan
error: Content is protected !!