oleh

3 Pejabat Kemenag di Rapidtest

SKNews Pulang Pisau : Upaya antisipasi penularan Covid-19 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau dilakukan dengan menjalani pemeriksaan Rapid Tes kepada 3 orang pejabat di Kantor Kemenag Pulang Pisau, Kamis 28 Mei 2020.

Pemeriksaan Rapid Tes dilakukan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, di kantor Kemenag Pulang Pisau, hasilnya semua pejabat non reaktif.

Kepala Kantor Kemenag Pulang Pisau, H Masrani Arsyad membenarkan hal tersebut. Pemeriksaan Rapid Tes dengan mengambil sampel darah itu merupakan inisiatif Kemenag sendiri mengingat intensitas perjalanan para pejabat tersebut keluar-masuk wilayah zona merah lainnya, seperti Palangkaraya dan Banjarmasin.

“Kami memang meminta kepada tim GTPP Covid-19 kabupaten Pulang Pisau untuk melakukan rapid tes minimal kepada 3 orang pejabat Kemenag, termasuk saya sendiri, karena saya sering bepergian ke Palangkaraya untuk menjenguk keluarga disana, jadi saya juga harus memastikan diri bahwa saya dan pejabat lainnya sehat wal afiat,” ujar H Masrani, Kamis (28/5) via panggilan WhatsApp.

Tiga orang pejabat Kemenag itu antara lain, Kepala Kantor Kemenag sendiri, H Masrani Arsyad, Kasubag TU Khairani, dan Kasi Penyelenggara Syari’ah Kantor Kemenag Pulang Pisau Muhammad Riduan Sardani. Setelah menjalani pemeriksaan, semua pejabat tersebut dinyatakan non reaktif atau teridentifikasi mempunyai antibodi yang cukup tinggi untuk melawan virus Covid-19 ini.

Ditanya mengapa tidak semua pegawai Kantor Kemenag Pulang Pisau dilakukan Rapid Tes, H Masrani menjawab nanti akan diperiksa semua. “Tapi mungkin secara bertahap, sejauh ini kita yang punya riwayat bepergian ke daerah zona merah ini yang diperiksa, nanti setelah itu giliran yang lain lagi,” katanya.

Disinggung soal terdapat beberapa pegawai yang berdomisili di Kabupaten Kapuas, H Masrani menjelaskan, para pegawai yang berdomisili di Kabupaten Kapuas saat ini sementara diputuskan untuk tidak masuk kantor dan bekerja di rumah saja atau Work From Home (WFH).

“Memang sebelumnya para pegawai yang tinggal di Kapuas ini kami jadwalkan piket di kantor, namun sejak status tanggap darurat kemarin kami putuskan mereka tidak perlu masuk kantor dulu,” tukasnya diamini Kasi Penyelenggara Syari’ah, M Riduan Sardani.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo yang juga juru bicara GTPP Covid-19 Pulang Pisau mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan non reaktif, yang artinya 3 pejabat Kemenag ini memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat sehingga diharapkan mampu melawan virus Covid-19.

Komentar

SK News Update