oleh

Presiden Didampingi Tiga Menteri Kunjungi Lokasi Food Estate di Belanti Siam

SKNews – Pulang Pisau : Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi) didampingi tiga orang Menteri RI, antara lain Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, Menteri PUPR, Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono, dan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengunjungi lokasi pencanangan lumbung pangan nasional atau Food Estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (9/7/2020).

Kunjungan rombongan presiden berlangsung singkat. Usai beberapa menit menyampaikan sambutan, Jokowi beserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi helipad di desa Gadabung untuk take off menuju Palangka Raya mengikuti jadwal video converence (Vicon) di Aula Jayang Tingang bersama Bupati se-Kalimantan Tengah sekira pukul 17.00.Wib.

Rombongan presiden tiba di Belanti Siam sekira pukul 15.00.Wib menggunakan transportasi mobil ber-nomor polisi RI 1, tepat di lokasi kunjungan di bantaran jalan areal persawahan yang dijadikan pusat pengembangan ketahanan pangan nasional di desa tersebut.

Ditengah perjalanan menuju lokasi helipad, Jokowi menyempatkan diri menyapa masyarakat lokal yang menyaksikan kehadirannya di desa itu. Ia juga membagi-bagikan bingkisan kepada sebagian warga lokal yang menyambut kedatangannya.

Sebelumnya, dalam perjalanan menuju areal persawahan di Desa Belanti Siam, Jokowi juga menyempatkan diri mengunjungi proyek pendalaman saluran irigasi rawa primer untuk mendukung program nasional food estate ini.

Dalam sambutannya di lokasi kunjungan, Presiden Jokowi mengatakan, pencanangan Food Estate atau lumbung pangan nasional ini merupakan antisipasi terjadinya krisis pangan yang diperkirakan Food and Agriculture Organization (FAO) akibat pandemi Covid-19 di dunia.

“Untuk mengantisipasi krisis pangan itu, maka kita berupaya menciptakan cadangan logistik nasional di desa ini melalui program ketahanan pangan nasional yang akan dikembangkan di Pulang Pisau dan Kapuas,” ujar Jokowi didampingi Menhan Prabowo, KSP Moeldoko, Mentan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo.

Pada tahap awal di tahun 2020 ini, kata Jokowi, akan dilakukan optimalisasi lahan pertanian seluas 30 ribu hektare di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. “Tahun berikutnya akan lebih besar lagi, targetnya mencapai 148 ribu hektare lahan yang akan kita optimalisasi,” ungkap Jokowi.

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo mengatakan, dengan kunjungan Presiden RI ini diharapkan menambah nilai positif untuk Kabupaten Pulang Pisau setelah diberikan kepercayaan ditunjuk menjadi kawasan pengembangan ketahanan pangan nasional.

“Selain itu kita menyambut baik rencana presiden untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian khususnya padi, dengan perbaikan-perbaikan jaringan maupun peningkatan mutu pertaniannya dengan memberikan sarana produksi padi, termasuk memberikan alat mesin pertanian moderen,” tukas Edy.

Untuk menunjang program Food Estate ini, pemerintah pusat juga membangun industri hilir untuk mengakomodir hasil pertanian masyarakat untuk kemudian diolah dan dipasarkan ke luar daerah. “Harapan kita semoga program nasional ini bermanfaat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya masyarakat Kabupaten Pulang Pisau,” kata Edy. asri/rt/red

Komentar

SK News Update