Waket DPRD Harapkan Masyarakat Kreatif Pulihkan Ekonomi

  • Bagikan

SKNews, Pulang Pisau – Masa pandemi yang melanda Dunia telah melumpuhkan sendi – sendi ekonomi dan seiring telah melandainya penyebarannya saat ini diharapkan masyarakat jeli dalam membaca peluang pemulihan ekonomi.

Pemerintah kata wakil rakyat ini telah banyak melakukan upaya pemulihan ekonomi melalui sejumlah kementerian sehingga hal tersebut harus bisa ditangkap oleh masyarakat untuk lebih kreatif mendapatkan peluang tersebut.

Padli Rahman yang juga wakil ketua DPRD Pulang Pisau dapil 2 ini mencontohkan salah satunya adalah perhatian untuk mendukung program ketahanan pangan, food estate di Pulang Pisau dari kementerian kelautan dan perikanan, dengan ditetapkan Kampung budidaya perikanan desa mentaren contohnya, peluang ini akan memberikan nilai tinggi untuk pemulihan ekonomi masyarakat sehingga harus secara sungguh – sungguh dilaksanakan.

” Kita telah menyaksikan langsung bantuan bibit ikan papuyu di kampung budidaya, saya mengajak masyarakat yang menerima bisa. Semaksimal mungkin mengembangkan dan kita dari pemerintah akan terus menambah sarana prasaran pendukung lainnya, ” Ucapnya dihadapan kelompok perikanan didesa tersebut.

Ditambahkan Padli bahwa Pulang Pisau ini sangat bersyukur dijadikan lokasi ketahanan pangan nasional sehingga banyak program masuk dimaksudkan sebagai upaya menciptakan hasil yang melimpah, tidak saja untuk masyarakat lokal namun juga mampu dipasarkan keluar daerah.

Disebutkan Padli bahwa saat ini kemajuan akibat program presiden yang ada di Pulang Pisau telah terlihat jelas, perbaikan insfrastruktur dan fasilitas lain menuju lokasi food estate juga telah banyak dinikmati masyarakat, jalan beraspal dan sarana prasaran pertanian modern.

” Ini harus kita yakini sebagai upaya memajukan daerah dan berkah bagi masyarakat Pulang Pisau, dan saya percaya kedepan akan terus akan ada program lainnya untuk Pulang Pisau ini, ‘ ucap Padli. *.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!