Wagub Kalteng Hadiri Kick Off Optimalisasi Lahan

  • Bagikan
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo saat meninjau lahan lokasi kick off optimalisasi lahan. Foto : Aditya SKNEWS.

SKNEWS, PULANG PISAU – Pemprov Kalteng segera optimalisasi lahan produktif seluas 81 ribu hektar yang meliputi beberapa kabupaten diantaranya Pulang Pisau dan Kapuas.

Guna memaksimalkan program ketahanan pangan lanjutan, Kementerian Pertanian memberikan alokasi kesepakatan lahan untuk dioptimalkan diwilayah Kalimantan Tengah yang salah satunya adalah Kabupaten Pulang Pisau yang pencanangannya langsung dikunjung Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo.

Kedatangan orang nomor dua di Kalteng tersebut disambut oleh pejabat lingkup Pemkab Pulang Pisau dan bergabung dengan rombongan Tim Percepatan Realisasi Program Optimalisasi Lahan Produktif dikawasan Kalimantan Tengah dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Proses kesepakatan bersama di Pulang Pisau ditandai dengan penandatanganan kontrak kerjasama antara Pemkab Pulang Pisau dan TNI dengan target luasan lahan sebanyak 21 ribu hektar lahan dan 106 hektar ada dikawasan kahayan hilir desa mentaren dua.

Usai kegiatan Dirjen Kementerian Pertanian RI, Baginda menyampaikan bahwa target 81 ribu hektar untuk wilayah Kalteng diyakini dapat berhasil dan dalam pelaksanaanya akan dipantau langsung setiap saat hingga siap untuk dilaksanakan tanam perdana oleh Menteri Pertanian RI.

“ Kami yakin target 81 ribu hektar di wilayah Kalteng dapat berhasil dan dalam pelaksanaanya nanti akan dipantau langsung setiap saat hingga nantinya siap untuk dilaksanakan tanam perdana oleh Menteri Pertanian RI. “ Ucap Baginda.

Sementara itu Wagub Kalteng, Edy Pratowo merasa bangga bahwa Pulang Pisau menjadi obyek perluasan lahan produktif sehingga kehadirannya harus disambut dengan positif oleh semua pihak dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani.

“ Kami sangat bangga Pulang Pisau dapat menjadi obyek perluasan lahan produktif sehingga kehadirannya ini harus di sambut dengan positif oleh semua pihak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. “ Ucap Edy.

Peninjauan lahan juga menjadi simbul kerjasama bahwa lahan seluas 21 ribu hektar akan dapat dituntaskan dalam waktu sesingkat singkatnya untuk capaian target nasional nantinya. *.*

  • Bagikan
error: Content is protected !!