oleh

Nuril : ‘Tantangan dan Harapan Gubernur untuk Bupati adalah Daya Dorong Kemajuan Daerah’

SK NEWS, WAKIL RAKYAT – Mendorong percepatan pembangunan seperti halnya intruksi gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran saat melantik bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang, Jum’at ( 16/7/2021 ) diperlukan peran semua komponen masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme dalam membangun daerah disegala bidang.

Nuril Khakim selaku wakil rakyat fraksi Partai Golkar yang sudah 2 periode menjabat sebagai anggota DPRD Pulang Pisau ini menyebut bahwa Pulang Pisau adalah lumbung pangan nasional dimana untuk menggali potensi pangan secara keseluruhan diperlukan Gerakan Bersama mewujudkan Pulang Pisau Emas tahun 2022, dimana Pulang Pisau sebagai daerah yang dipercaya presiden RI sebagai lumbung pangan nasional bukan sesuatu yang tanpa pertimbangan matang.

Terbukti kata Nuril bahwa apapun yang ditargetkan pemerintah Pusat tak mustahil semua dapat dilaksanakan dengan baik, tentu ini berkat kerja keras dan motivasi semua komponen masyarakat untuk mendukung program nasional tersebut.

Nuril mencermati bahwa pesan Gubernur Kalimantan Tengah saat melantik Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang sangat memberikan motivasi dan harus di respon dengan positif bahwa untuk membangun daerah diperlukan semangat dan kerja keras untuk mewujudkan pesan moral gubernur demi kemajuan Pulang Pisau, Bumi Handep Hapakat.

“ Saya melihat langsung sambutan Gubernur Kalimantan Tengah melalui saluran televisi Lokal, Patanak dimana dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang ditekankan adalah mensukseskan program ketahanan pangan nasional, penanganan kebakaran hutan dan lahan serta yan gak kalah dalam penekanan adalah menangani penyebaran COVID-19 yang merupakan musuh yang tak kasat mata,” kata Nuril Khakim.

Menurut Nuril bahwa target pemerintah bukanlah sesuatu yang tak mungkin dilaksanakan dengan sukses mengingat semangat adalah modal dasar untuk mencapai tantangan ditambah lagi dengan kerja keras dan dukungan Bersama semua komponen masyarakat untuk mewujudkan hal yang menjadi penekanan Gubernur saat disampaikan dalam pelantikan bupati.

“ Tidak ada hal yang mustahil dikerjakan dengan baik jika semua pihak mendukungnya, dan ini pasti bisa dilakukan oleh bupati Pulang Pisau yang merupakan bupati perempuan ke dua di Kalimantan Tengah terlebih masyarakat Pulang Pisau sangat terkenal dengan masyarakat yang majemuk, mudah memahami dan mengikuti apa yang menjadi tujuan Bersama dimana sebagai bukti 19 tahun Pulang Pisau tidak masyarakatnya tergolong hidup berdampingan dalam segala hal,” ucap Nuril.

Julukan Pulang Pisau sebagai Bumi Handep Hapakat  tidaklah perlu diragukan, hidup dalam gotong royong dan dalam kebersamaan merupakan semboyan yang telah di buktikan selama ini sehingga tantangan gubernur untuk mewujudkan Pulang Pisau maju dan berkeadilan akan dapat diwujudkan di sisa pemerintahan bupati Pulang Pisau hingga 2023 nanti. ( sr/red )

 

Komentar

SK News Update