oleh

Edy pimpin sholat Ied bersama keluarga di rumah jabatan

SKNews – Pulang Pisau : Perayaan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah tahun ini memang terasa berbeda. Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negara di dunia tak terkecuali Indonesia, memaksa umat muslim menahan diri tidak keluar rumah, meskipun sekedar melaksanakan sholat Ied Idul Fitri berjamaah di masjid maupun tanah lapang.

Tak terkecuali orang nomor satu di Kabupaten Pulang Pisau, H Edy Pratowo. Ia konsisten terhadap imbauannya selaku kepala daerah yang meminta agar warga umat muslim di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tidak melaksanakan sholat Ied di masjid dan tanah lapang.

Ia sendiri, melaksanakan sholat Ied berjamaah bersama keluarga inti di rumah jabatan secara sederhana namun tetap khidmat. Bertindak selaku imam putra sulungnya, Muhammad Ananda Miftah Redyno dan Edy Pratowo sendiri sebagai khotibnya, Minggu (24/5) di Pulang Pisau.

Dalam uraian khutbahnya, Edy menyatakan rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa pada pagi yang cerah ini ia bersama keluarga serta umat muslim lainnya telah selesai melaksanakan ibadah puasa, tarawih, menunaikan zakat dan dirangka dengan sholat Ied Idul Fitri berjamaah bersama keluarga.

“Doa kita semoga ibadah-ibadah kita mampu mengantarkan kita meraih kebahagiaan duniyawi dan ukhrawi. Setelah kita sholat Ied di rumah ini dan saling memaafkan, mari kita terus menyinari rumah kita dengan sholat, bacaan Quran dan Sholawat, serta menjauhkan diri dari godaan syaitan,” tukas ketua tanfidziyah PC Nahdhatul Ulama Kabupaten Pulang Pisau ini.

Edy membacakan sebuah hadits Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam yang berbunyi, janganlah engkau jadikan rumah-rumahmu sebagai kuburan, karena sesungguhnya syaitan akan lari dari rumah-rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.

“Di tengah-tengah suasana Covid-19 ini mari kita laksanakan imbauan pemerintah untuk menjaga kesehatan dengan membudayakan hidup bersih dan sehat serta makan makanan bergizi, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan tetap beribadah, belajar dan bekerja di rumah,” pesan Edy kepada istri dan putra putrinya

Dia juga memanjatkan doa khotib, semoga Allah SWT segera mengangkat wabah Covid-19 ini dari Indonesia khususnya dan dari seluruh dunia. “Mari bersama-sama kita meminta kepada Allah agar kita sekeluarga dan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau dijauhkan dari berbagai musibah dan bala bencana,” ujar Edy dalam doanya diaminkan empat anggota keluarga initinya, yakni istri dan 3 orang putra putri tercintanya. asri/red

Komentar

SK News Update