oleh

Disbudpar Gerakkan Sanggar untuk Mempercepat Kemajuan Seni dan Budaya Lokal bertajuk Festival Handep Hapakat 2020

SK NEWS – PULANG PISAU ; Dalam rangka menggiatkan aktifitas  semua sanggar seni di Pulang Pisau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan event ditengah Pandemi Covid 19 bertajuk Festival Handep Hapakat yang dikemas secara virtual.

Menurut plt. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Osa Maliki bahwa lomba ini bertujuan untuk menggiatkan semua sanggar seni lintas etnik di Pulang Pisau sehingga diharapkan semua sanggar seni akan berpartisipasi ikut dalam lomba yang dibuka mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2020 mendatang.

Dalam lomba tersebut akan diberikan kesempatan semua sanggar lintas etnik untuk tampil dengan syarat serta ketentuan akan disampaikan pada saat pendaftaran yang nantinya semua peserta akan didata sehingga masuk menjadi database kesenian di Pulang Pisau.

‘ Niat saya setelah masuk di Dinas ini tidak lain mau memajukan dunia seni lokal yang ada di Pulang Pisau dan dari festival ini tentunya saya akan semakin dekat dengan sanggar – sanggar yang ada sementara bagi sanggar yang tidak ikut tampail nantinya tetap akan kita telusuri kendala apa yang terjadi dalam mengembangkan kreativitasnya,’ kata Osa seraya berharap semua sanggar akan tampil.

Osa juga menjelaskan bahwa dari data yang diperoleh bahwa di Pulang Pisau banyak sanggar yang mendapat bantuan alat musik etnik dari pemerintah setempat dan inilah yang akan di invetarisasi menyangkut keberadaan mereka sehingga pihaknya bisa mengambil langkah kedepan untuk membuat program lanjutan.

‘ Dari festival ini akan kami seleraskan antara jumlah sanggar yang masih eksis dan kurang eksis bahwa sanggar yang tidak lagi aktif akan di invetarisasi terkait kendala apa yang dihadapi mereka sehingga kami akan membuat sebuah data base sanggar yang ada untuk nantinya kami arahkan dalam sebuah wadah dewan kesenian daerah dengan harapan sanggar seni etnik dari manapun asalnya akan ada tempat bernaung serta tidak menutup kemungkinan dilakukan pembinaan,’ terang Osa.

Pada faestival ini Osa tidak serta merta menekankan pada siapa yang akan menjadi juara namun festival tersebut bisa juga dikategorikan sebagai upaya mengetahui berapa jumlah sanggar yang aktif dan pasib dan kesemuanya kata Osa akan menjadi bahan dalam menyusun program kerja 2021. /sr/red/

 

 

Komentar

SK News Update