1000 Minyak Goreng Habis Terjual Dalam 60 Menit

  • Bagikan
Masyarakat berbondong-bondong membeli minyak goreng kemasan subsidi dari DWP Seruyan. Foto: Said.

SKNews, Seruyan –  Ribuan masyarakat Kuala Pembuang serbu pasar murah minyak goreng kemasan bersubsidi, dan hanya berlansung kurang lebih sekitar 60 menit 1000 minyak kemasan 1 liter habis terjual.

Minyak goreng kemasan dalam 2 bulan terakhir menjadi beban baru bagi masyarakat, karena terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga yang cukup signifikan, sehingga masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar dari biasanya untuk mendapatkan minyak goreng.

“Alhamdulillah saya bersyukur dan sangat senangan sekali adanya pasar murah minyak goreng bersubsidi ini, karena sangat membantu dan dapat mengurangi pengeluaran rutin bulanan,” kata seorang pembeli Bule Susi, Kamis, (21/4/2022).

Menurutnya, jika dipasaran harga minyak goreng kemasan saat ini berkisar antara Rp 23.000 sampai dengan Rp 27.000 per liternya, dan adanya subsidi ini harga minyak hanya dijual sebesar Rp 15.000 per liternya.

Untuk itu, Ia berharap kedepannya pemerintah agar dapat mengatasi permasalahan langka dan mahalnya harga minyak goreng kemasan ini, jika memang tidak bisa dilakukan paling tidak memberikan subsidi khususnya bagi masyarakat kecil, karena hal tersebut menjadi solusi terbaik untuk meringankan beban prekonomian keluarga yang memang kurang mampu.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Seruyan, Nyonya Hj. Juhriana menyampaikan, pasar murah atau bazar minyak goreng kemasan bersubsidi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini di tahun 2022 ini.

“Untuk memperingati Hari Kartini kami dari DWP menggelar bazar minyak goreng bersubsidi, mengingat di bulan Ramadan ini keperluan masyarakat sangat meningkat, sehingga kami dengan pengurus sepakat untuk mengadakan kegiatan ini,” katanya.

Disebutkannya, dalam kegiatan tersebut ada 1000 liter minyak goreng kemasan yang disiapkan untuk masyarakat, di mana 1 orang hanya dibatasi pembelian maksimal 2 liter dengan harga Rp 30.000. Hal ini dilakukan sebagai upaya meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng kemasan. Mengingat di bulan Ramadan dan menjelang lebaran idul fitri ini ibu-ibu sangat memerlukan ketersedian minyak goreng. *.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!