SKNews, Seruyan – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kuala Pembuang melaksanakan pemilihan umum (pemilu) pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) secara online untuk periode 2026-2027.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS secara online ini, sudah menjadi agenda rutinan SMAN 1 Kuala Pembuang, sebagai bentuk menanamkan disipliner dan pendidikan karakter bagi para siswa.
“Alhamdulillah pelaksanaan pemilu OSIS secara online ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sudah lama SMAN 1 Kuala Pembuang menerapkan pemilu online, hal ini sebagai langkah awal mengenalkan pesta demokrasi bagi calon pemilih pemula,” Kata Tuti Sundari, Kepala SMAN 1 Kuala Pembuang, Senin, (2/2/2026).
Tuti menerangkan, pelaksanaan pemilihan OSIS dengan sistem pemilu menjadi langkah cepat menanamkan integritas dan pendidikan karakter bagi para siswa, sebelum nantinya siswa masuk ke dalam kategori pemilih pemula.
“Pemilu OSIS di sekolah itu sebagai wadah, edukasi demokrasi dan politik. Siswa belajar tentang hak suara, partisipasi aktif, kebebasan berpendapat, dan menghargai perbedaan pendapat dalam lingkungan sekolah. Tentu dilaksanakan degan penuh tanggungjawab dan jujur tanpa ada tekanan,” jelasnya.
Selain itu, juga sebagai pembentukan jiwa kepemimpinan, karena calon ketua dan wakil ketua OSIS belajar meningkatkan kepercayaan diri, public speaking melalui orasi visi-misi, serta kemampuan berpikir kritis.
“Kami berupaya maksimal menanamkan prinsip-prinsip demoraksi. Mulai dari budaya antri, tata cara memilih yang baik dan benar, hingga mengenakan tinta biru bagi yang sudah memberikan hak suaranya,” ungkapnya.
Pemilihan pengurus OSIS ini secara rutin dilaksanakan dalam setiap tahun pelajaran, selain habisnya masa jabatan pengurus lama juga sebagai upaya regenerasi bagi pengurus baru. Pemilu ini dilaksanakan secara digital, hal ini menuntut siswa sebanyak 926 orang, termasuk pendidik dan tenaga kependidikan sebanyak 66 orang agar terbiasa dengan penggunaan teknologi.
Sementara itu, Azizah Nur Maulida Wibowo, salah seorang siswa Kelas X mengungkapkan, pelaksanaan OSIS secara online ini sangat efektif dan efesien. Bahkan, Dirinya memastikan tidak perlu memakan waktu yang banyak untuk memberikan hak suara.
“Ini pertama kali saya mengikuti pemilu OSIS online di SMAN 1, kebetulan baru Kelas X. pelaksanaan dapat efektif, dan tidak membebani siswa ditengah proses belajar mengajar sedang berlangsung,” tandasnya. *.*


















