Satu Tahun Rifa’i Jayadi untuk Pulang Pisau JAYA

  • Bagikan
20 Februari tepat 1 Tahun Ahmad Rifa'i dan Ahmad Jayadikarta menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau. Foto : Aditya SKNEWS.

SKNEWS, Pulang Pisau – Proses untuk terus mengejar ketertinggalan tetap menjadi harapan bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i bersama wakil bupati, H. Ahmad Jayadikarta yang kini telah melangkah 1 tahun masa kepemimpinannya.

Tak mustahil berbagai rintangan ditengah target capaian kinerja tentu menjadi hal pokok yang harus tetap dihadapi apalagi wilayah daerah Pulang Pisau sangat memerlukan dukungan dari berbagai sektor untuk terus dikembangkan.

Diusia Pulang Pisau yang telah mencapai 23 tahun tetap optimis bahwa dengan kebersamaan semua bisa dilakukan walau gelombang keterbatasan anggaran kini sedang menimpa kondisi ekonomi secara global, tak terbendung defisit anggaran yang terjadi membuat capaian kinerja harus mengalami kendala yang cukup ber arti.

Tepat Disatu tahun kepemimpinan semua harus dilewati, inovasi harus tetap menjadi prioritas untuk semakin mampu melayani berbagai sektor pembagunan, pendidikan, insfrastruktur dan pembangunan sosial kemasyarakatan harus terus dilakukan.

“ Setiap hadirnya pemimpin memiliki tantangan tersendiri, era yang kita alami saat ini jangan membuat kita pesimis namun justru harus semakin jeli membuat inovasi ditengah defisit anggaran yang secara global dialami negeri ini,” Ucap Rifa’i saat menyikapi kondisi dirinya dalam 1 tahun kepemimpinan.

Disebutkan bahwa dalam satu tahun ini dirinya telah menyusun tim kerja yang harus solid kerja bersama, dengan kebersamaan tentu semua target dan tugas pelayanan harus semakin prima sebab hal prinsip yang tetap harus dilakukan adalah membangun sinergi dan bukan hanya berpikir adanya ego sektoral.

Perlahan dikatakan bahwa penataan kota sudah mulai memperlihatkan bahwa Pulang Pisau semakin mampu mengejar ketertinggalan, sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa secara perlahan dalam pemerataan pembangunan juga harus semakin jeli melihat skala prioritas ditengah keterbatasan anggaran.

“ Kita harus tetap fokus pada target nasional asta cita presiden, semua yang menjadi target nasional juga menjadi tanggung jawab hingga ke daerah, apakah ini akan menghambat target capaian kinerja kita, tak demikian karena semua akan ada waktunya selama sinergi yang terbangun tetap memberikan keyakinan bersama bahwa kita bisa,” sebutnya.

Menurutnya Rifa’i Jayadi tak mungkin bisa bekerja sendiri, namun sinergi dalam membangun kebersamaanlah yang menjadi nafas bersama dalam optimisme mampu memberikan yang terbaik untuk tugas mencapai keberhasilan bersama. *.*

  • Bagikan
error: Content is protected !!