SKNews, Seruyan – Sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam menekan angka kasus stunting, Bunda Genting Kabupaten Seruyan menyapa secara langsung keluarga berisiko stunting (KRS), yang ada di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur.
Pertemuan Bunda Genting Kabupaten Seruyan ini, dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan. Turut hadir Isteri Wakil Bupati Seruyan, Hj Norhayati Supian, termasuk KRS sebanyak 200 warga dari 2 kecamatan.
“Saya selaku Bunda Genting mengundang warga dari kecamatan terdekat, yang mana keluarga yang dominan atau sangat rentan dalam kasus stunting. Selama ini saya hanya melihat dari data, namun hari ini melihat secara langsung faktanya,” Kata Bunda Genting Seruyan, Welduline, Jum’at, (13/3/26).
Menurutnya, kondisi yang terlihat mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, dan termasuk anak-anak, memang sangat perlu diperhatikan dan mendapatkan tindaklanjut untuk perbaikan dari pemerintah daerah (pemda).
“Kondisi ini memang perlu kita jamah, kita perhatikan, bahkan bukan hanya menjadi simbolis belaka. Meski pertama kali bertemu, semuanya rata-rata sangat membutuhkan uluran tangan untuk perbaikan,” ujarnya sembari prihatin.
Bunda Elin menegaskan, bentuk perhatian ini bukan hanya dilakukan secara rutinitas, namun lebih kepanggilan hati nurani untuk dapat memenuhi kebutuhan KRS dengan cepat dan tepat. Untuk itu, perlu kolaborasi dan komitmen bersama dalam menuntaskan kasus stuting ini.
“Anak-anak KRS memang ada, tentu ini menjadi panggilan hati kita semua, khususnya Saya dan Ibu Wabup sebagai isteri kepala daerah. Mari bersama-sama menuntaskan kasus stunting yang juga dapat memberikan efek terhadap penuntasan angka kemiskinan,” tutupnya dengan senyuman.
Kegiatan diakhiri pemberikan paket sembako bagi KRS, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijryah. *.*
