Indeks

Karhutla, Dampak dan Antisipasi Jangka Panjangnya

  • Bagikan
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifai saat hadir di Kantan Atas melihat dari dekat karhutla yang melanda perkebunan warga. Foto : Aditya Sk News

SKNEWS, PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau meninjau perkebunan  warga yang terbakar di desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu, keterbatasan sumber air akibat kekeringan menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran.

Kebakaran kembali melanda perkebunan warga kali ini di desa Kantan Atas, lahan yang sebelumnya dimanfaatkan masyarakat untuk berkebun terlihat hangus akibat api yang meluas.

Bupati secara langsung meninjau penanganan di lapangan serta melihat secara langsung upaya petugas dalam melakukan pemadaman di lokasi perkebunan warga yang terbakar

Petugas mengungkapkan salah satu kendala utama di lapangan adalah terbatasnya sumber air, kondisi ini diperparah dengan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i menekankan agar masyarakat menyiapkan sumber air seperti sumur bor di kawasan perkebunan, langkah ini dinilai penting agar penanganan dapat lebih cepat jika kebakaran kembali terjadi.

“ Kebakaran lahan kebun ini merupakan bencana alam dan semua pihak harus melakukan langkah pencegahan dengan menjaga lahan masing – masing serta setiap pekebun hendaknya juga menyediakan sumber air sehingga bencana tidak akan terulang kembali sedangkan pemerintah juga akan terus hadir memberikan dukungan namun pemilik kebun juga harus membuat langkah antisipasi,” Ucap Bupati.

Pemerintah daerah berharap ketersediaan sumber air di kawasan perkebunan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, sehingga jika bencana serupa kembali terjadi penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif. *.*

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Exit mobile version