Indeks

Penanganan Karhutla di Seruyan Mulai Minim Anggaran

  • Bagikan
Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, saat memberikan statemen kepada awak media, usai menghadiri kegiatan Pemda Seruyan. Foto: Said SK_News.
     DPRD Seruyan

SKNews, Seruyan – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan mulai terkendala, yakni mulai minimnya ketersediaan anggaran tentu berdampak besar kurang optimalnya proses pemadaman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, usai menghadiri kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seruyan. Menurutnya, tinggi kejadian karhutla membuat seluruh tim satgas memerlukan anggaran yang cukup besar. Salah satunya untuk mendukung penuh terhadap sarana prasarana (sarpras) pemadaman.

“Karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, terkhusus di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur masih berlangsung. Akhir-akhir ini adanya keterbatasan anggaran membuat penanganan menjadi kurang maksimal,” katanya, Rabu, (14/10/26).

Harsandi mengatakan, kabut asap yang terjadi di wilayah Kota Kuala Pembuang sudah mulai terlihat dan sedikit mengganggu aktivitas. Hal ini disebabkan karhutla yang hampir dalam setiap harinya masih terjadi.

“Mengingat intensitas kejadian karhutla sangat tinggi akhirnya anggaran untuk mendukung sarana prasrana sudah tidak memadai. Ini sudah mulai dikeluhkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Harsandi berharap, musim kemarau dapat segera beralih ke musim penghujan, mengingat sudah lebih dari 4 bulan terakhir wilayah Kabupaten Seruyan tidak mengalami hujan. *.*

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Exit mobile version