Pemkab Musi Banyuasin Browsing Google Lacak Pulpis

oleh -81 views
Pemkab Musi Banyuasin Sumatra Selatan berguru ke Pulang Pisau untuk melihat lebih dekat perkembangan daerah Pemekaran yang mendapat perlakuan khusus dari pemeritah Pusat

Pulang Pisau ( SK News ) : Pemkab Musi Banyuasin Sumatra Selatan  berguru ke Pulang Pisau untuk melihat lebih dekat perkembangan daerah Pemekaran yang mendapat perlakuan khusus dari pemeritah Pusat terkait dengan banyaknya program dari Pusat masuk ke wilayah Pulang Pisau padahal Pulang Pisau adalah daerah Baru yang merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Induk yaitu Kuala Kapuas.

Berawal dari situs dunia maya pemkab Musi Banyuasin melakukan berbagai terobosan agar daerahnya mampu maju dan berkembang namun lagi- lagi sebuah  situs hasil pelacakan google justru Pulang Pisau yang menjadi cermin dalam melakukan riset tersebut dan alhasil mereka meluncur ke Pulang Pisau untuk melihat dari dekat.

“ Kita kan ingin melakukan sharring pengalaman terkait dengan kesamaan SDA seperti Kelapa Sawit, Karet dll bahkan saya melihat ada duta besar berkunjung ke Pulang Pisau sehingga kami ingin menggali pengalaman lebih dalam dari daerah ini,” kata Dr. Najib Asmani staf ahli pemkab Musi Banyuasin saat ditemui beberapa awak media usai paparan di ruang bupati.

Di jelaskan bahwa pemkab Musi Banyuasin sendiri ada kerjasama dengan dunia Internasional namun pihaknya masih memerlukan berbagai inovasi dalam pengembangan melalui daerah yang dikunjungi dan hasilnya akan digunakan sebagai langkah kebijakan dalam pemgembangan pemkab Musi Banyuasin sendiri.

Sementara itu bupati Pulang Pisau, H. edy Pratowo, S.Sos,MM menyambut baik kedatangan utusan dari pemkab Musi Banyuasin hal tersebut tentu didasari berbagai pertimbangan kesamaan SDA sehingga tukar pengalaman sangat kita apresiasi guna bersama berupaya dalam memajukan daerah masing – masing.

“ Kita sangat menyambut baik karena mereka juga telah mengeluarkan kebijakan terkait dengan fluktuasi harga komoditi Sawit dan Karet agar harga terus stabil dan ini yang kita perlukan untuk bertukar pandangan dalam menentukan langkah kebijakan kedepan dalam membangun kemajuan di bidang komoditi karet dan Sawit agar tidak dipermainkan tengkulak,” terang Edy.

Pulang Pisau memiliki luasan lahan Sawit dan Karet hanya pada kisaran 100.000 ha dan ini jauh dibanding dengan pemkab Musi Banyuasin namun mereka melihat bantuan pusat ke Pulang Pisau sangat banyak sehingga ini yang akan di gali dalam kunjungan kerjanya. rt/red

Catatan Redaksi / admin

Gambar Gravatar
Setiap wartawan yang bekerja untuk kami, selalu kami bekali dengan Kartu PERS SKNews PULPIS, Harap hati - hati bila ada tugas peliputan yang mengatas namakan media ini. Silahkan hubungi kami segera apabila saudara di rugikan. Redaksi whatsApp 24 jam online : 0811 50 4141 Terimakasih