SKNEWS, PULANG PISAU – Secara khusus Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifai menyambut kedatangan menteri kehutanan diarea bencana karhutla dikawasan Tumbang Nusa, satu yang diminta agar diberikan sumur bor permanen.
Bencana kebakaran lahan dikawasan Pulang Pisau tepatnya didesa Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna menjadi bencana bagi Kalimantan Tengah dari akibat kabut asap yang menggangu aktifitas masyarakat.
Menjadi perhatian pemerintah pusat dengan hadirnya berbagai bidang terkait termasuk hadirnya menteri kehutanan, raja juli antoni ke lokasi bencana.
Selain melihat dari dekat lokasi bencana, menteri kehutan juga melakukan diskusi diposko utama penanganan karhutla dikawasan tersebut sebagaimana dalam pertemuan juga dipaparkan seluruh upaya pemerintah dalam penanganan bencana tersebut.
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifai usai kegiatan menyampaikan ke awak media bahwa dalam antisipasi jangka panjang pihaknya bermohon kepada pemerintah pusat agar dibangunkan sumur bor sebagai upaya antisipasi jangka panjang secara permanen.
“ Saya sangat bersyukur bahwa bencana diwilayah ini mendapat atensi bersama hingga pusat, tentu ini adalah bencana yang harus diatasi bersama, dalam kunjungan menteri kehuatan tadi saya bermohon agar dipikrikan kembali untuk dibangunsumur bor permanen sebagai cadangan air jika sewaktu waktu terjadi lagi hal serupa,” Ucapnya.
Bupati menyebut bahwa terjadinya kebakaran lahan berkepanjangan sering diakibatkan faktor utama kendala penanganan akibat minimnya sumber air dikawasan tersebut sehingga dampaknya sangat mengganggu aktifitas masyarakat secara umum. *.*
