SKNews, Seruyan – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan menghadirkan proses belajar yang menyenangkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seruyan, memberikan pelatihan read aloud (membaca nyaring).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Rabu (16/9/2026). Turut hadir Bunda Literasi Kabupaten Seruyan Ny Welduline Ahmad Selanorwanda.
Asisten III Sekda Seruyan Yudiansyah, saat membacakan sambutan Bupati Seruyan menyampaikan, membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan secara cepat, mudah, dan instan, namun harus diawali dengan menumbuhkan sedini mungkin, dengan membiasakan dan secara konsisten, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
“Metode read aloud atau membaca nyaring merupakan salah satu cara sederhana namun bermakna, hal ini upaya menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan hadirnya proses belajar yang menyenangkan,” katanya.
Menurutnya, melalui cerita anak tidak hanya mendengarkan kata-kata, tetapi juga belajar mengenal nilai-nilai kebaikan, memahami perasaan orang lain, mengenal lingkungannya, serta membangun rasa ingin tahu.
“Dalam hal ini mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, para guru, pengawas, orang tua serta hingga pihak terkait untuk terus berkolaborasi memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Seruyan,” ungkapnya.
Ia berharap, adanya pelatihan ini semuanya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membacakan cerita secara kreatif kepada anak serta menerapkannya di sekolah, perpustakaan, keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Tentu hal ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi sekaligus mendukung terwujudnya generasi Seruyan yang cerdas, kreatif, percaya diri dan berkarakter,” ujarnya.
Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 68 orang, yakni guru PAUD yang berada di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. *.*
