oleh

Gerakan Sadar Penerapan Protokol Kesehatan Hasilkan Kestabilan Pertambahan Kasus Positif

SK News, PULANG PISAU – Masyarakat Pulang Pisau patut bersyukur sebab apa yang menjadi ke kuatiran terjadi penambahan penyebaran COVID-19 pasca liburan Hari Raya hingga H+4 tidak terjadi, hal tersebut tentu berkat kepatuhan masyarakat dalam menjaga protokol Kesehatan serta mematuhi larangan pemerintah baik berwisata dan berkumpul dalam jumlah banyak.

Tercatat hingga, Minggu, 16 Mei 2021 jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 568 orang, sembuh 526 orang, dirawat 26 orang, meninggal 19 orang, total suspek 653 orang dan data tersebut diperoleh dari 8 kecamatan se – kabupaten Pulang Pisau sementara jika dilihat dari penambahan kasus sangat kecil sekali walau liburan hari Raya terjadi banyak masyarakat lokal yang mudik.

Dari sisi pengamatan dapat tercermin bahwa berbagai acara open house hingga terpantau ke lokasi wisata rekreasi kota tidak terlihat masyarakat melakukan perkumpulan dalam jumlah besar sehingga hal tersebut memberikan dampak positif bahwa diharapkan penyebaran COVID-19 di Pulang Pisau tidak terjadi penambahan yang signifikan sehingga roda perekonomian masyarakat di maksudkan dapat Kembali menggeliat.

Anggota DPRD Pulang Pisau, H. Nuril Hakim yang merupakan salah seorang anggota DPRD Golkar kepada media ini mengatakan bahwa dirinya pun juga tidak melakukan perjalanan keluar daerah dan hanya merayakan lebaran Bersama keluarga namun memang disela hari Raya nya Nuril menyempatkan diri keliling kota melakukan pengamatan sebab dirinya juga kebetulan salah seorang warga yang tinggal di pusat kota Pulang Pisau.

“ Sesekali saya berkeliling Kota baik siang dan malam namun tak saya temui masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak, dan mungkin ini terjadi kerena masyarakat cukup menikmati Lebaran di rumah saja ditambah upaya pemerintah dalam membatasi aktifitas juga gencar dilakukan seperti kegiatan polres yang keliling setiap waktu menggunakan armada mobil keliling sambal kampanye penerapan protokol kesehatan,” kata Nuril.

Hal senada juga disampaikan Irma Kurmila, salah seorang ibu Rumah Tangga bahwa Lebaran tahun ini dirinya sangat mendukung himbauan pemerintah dan dengan di rumah saja berkumpul dengan keluarga kecilnya telah dirasa cukup sementara Bersama teman – temannya dirinya melakukan video call saja.

“ Di rumah saja kita kumpul dengan keluarga kecil dan sesekali nelp teman mengucapkan selamat lebaran yang jelas kita tetap di rumah saja yang sesekali berjalan membeli sesuatu kebutuhan kami,” katanya.

Jika dipantau dari tim posko satgas COVID-19 memang tidak terjadi penambahan kasus positif sebab di Pulang Pisau sendiri terhitung sepekan terakhir kisaran jumlah positif 600-an orang tetap tak mengalami perubahan dan jika bertambahpun hanya dalam angka 1 dan 2 orang.

Kini Tim satgas telah terfokus pada target pelaksanaan vaksin tenaga Pendidikan dimana jumlah saat ini telah mencapai 666 tenaga guru dan sisanya 1.945 guru dan ini seperti halnya disampaikan plt. Kepala dinas Pendidikan, Hj. Nunu Andriani bahwa setelah libur lebaran pihaknya akan Kembali terfokus pada pelaksanaan vaksin guru.

“ Saat ini terdapat guru 1.945 yang belum divaksin dan jumlah tersebut kata tim satgas akan dilanjutkan setelah libur lebaran sedangkan yang sudah di vaksin ada 666 orang guru, jumlah ini akan terus kita pantau sebab jumlah vaksin kata tim satgas juga terbatas,” kata Nunu.

Jika mengacau keterangan dari tim satgas bahwa distribusi vaksin yang masuk memang tidak banyak sehingga pelaksanaan vaksin tenaga guru juga di sesuaikan dengan pola silang yakni tenaga lansia juga mendapat alokasi bersamaan dengan tenaga guru sehingga tim satgas terus berupaya guna mendatangkan pasokan vaksin agar target yang akan dicapai April 2021 telah dapat berjalan dengan lancer. ( suratman/ pemimpin Redaksi }

#Dilarang Copy Paste Karya Wartawan, gunakan informasi ini sebagai referensi menulis anda. Selamat Berkarya#

Komentar

SK News Update