Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jelang dibukanya sektor Wisata

SK NEWS, MALIKU – Hampir seluruh sektor wisata selama pandemi covid-19 tak lagi bergairah, aktifitas destinasi wisata hingga pelaku seni tak dapat lagi menikmati hasil dari keberadaan mereka selama 2 tahun terakhir.

Kini Pulang Pisau telah memasuki zona hijau sehingga diharapkan tak akan lama lagi para pelaku wisata dan seni akan kembali bergairah untuk bisa tampil diberbagai acara sehinggga perekonomian akan kemnbali pulih.

Jika sekolah telah merencanakan pertemuan tatap muka dan selesai menjalankan simulasi protokol kesehatan maka pun demikian dengan sektor pariwisata di Pulang Pisau, sejumlah pelaku seni juga mengikuti langkah untuk melakukan hal yang sama yakni simulasi serta pendataan destinasi wisata di seluruh wilayah kecamatan dan desa.

Langkah tersebut dilakukan di dibeberapa desa wilayah yang sering menjadi kantong-kantong wisata dengan harapan keberadaan mereka para sanggar seni dapat kembali hadir meramaikan dunia hiburan.

Misri salah satu pengurus kesenian reog Mulang Budoyo asal desa Garantung kecamatan Maliku ini diberikan waktu oleh dinas Kebudayaan dan Pariwisata melakukan atraksi dalam durasi pendek menunjukkan bahwa sanggar ini masih eksis dan siap tampil saat kondisi kembali normal, langkah bangga merekapun tampil secara terbatas di balai desa garantung kecamatan maliku.

“ Hampir 2 tahun kami vacuum dan tak lagi bisa menghasilkan pendapatan serta aktifitas kami terhenti sehingga harapan kami bahwa pandemic segera berakhir dan ekonomi bidang seni juga pulih, dan yang paling penting juga Dinas terkait tentunya akan memberi dorongan kami untuk bisa berkarya lebih baik termasuk perhatian sarana prasarana kami,” kata Misri.

Misri mengaku bahwa selama ini sanggar tarinya rutin melakukan kegiatan diberbagai acara namun pasca pandemi tak lagi bisa menghasilkan uang sehingga diharapkan kondisi pandemi kembali normal dan sanggar tarinya dapat kembali bergairah memberikan hiburan di berbagai acara ditambah lagi 2 tahun tak bisa aktifitas maka sedikit banyak sebagian alat juga mengalami kerusakan. ( dt/red )

 

Respon (63)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!